Debat Taktik Chelsea sedang berada di titik krisis sekaligus peluang besar menjelang paruh musim Liga Inggris 2025/2026. Di tengah pergantian pelatih, taktik yang akan dipakai The Blues jadi topik hangat, sementara nama‑nama target di bursa transfer Januari, khususnya bek dari Serie A — mulai muncul di radar. Semua ini bikin fans dan pengamat bola nggak bisa berhenti diskusi soal masa depan klub biru London.
1. Chelsea Awali 2026 dengan Keputusan Mengejutkan Pemecatan Maresca
Awal tahun 2026 membawa kejutan besar buat Chelsea: mereka resmi berpisah dengan pelatih kepala Enzo Maresca pada 1 Januari 2026. Keputusan ini datang setelah rentetan hasil buruk — hanya satu kemenangan dari tujuh laga terakhir Premier League — serta hubungan internal yang di anggap sudah tak sehat lagi antara Maresca dan manajemen klub.
Maresca memang sempat membawa sedikit angin segar ke Stamford Bridge, termasuk sukses di kompetisi Eropa dengan membawa Chelsea meraih trofi UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Tapi hasil di liga domestik yang menurun drastis membuat manajemen kehilangan kesabaran.
Bukan cuma hasil buruk, tapi dinamika internal semacam keretakan hubungan dengan tim medis dan tekanan dari fans juga bikin situasi makin tak nyaman.
2. Identitas Pelatih Baru: Debat & Spekulasi yang Belum Usai
Calum McFarlane sebagai Caretaker Sementara
Setelah Maresca pergi, Chelsea menunjuk Calum McFarlane, pelatih tim U‑21, sebagai interim head coach untuk menghadapi laga penting melawan Manchester City. Keputusan ini bikin banyak orang geleng kepala karena McFarlane belum punya pengalaman besar di level tim utama.
Situasi ini juga bikin lawan seperti Pep Guardiola jadi agak “keder”, karena sulit membaca strategi dan taktik Chelsea tanpa pelatih tetap yang jelas.
Liam Rosenior: Favorit di Tengah Ketidakpastian
Di tengah diskusi, Liam Rosenior dari Strasbourg muncul sebagai nama paling banyak di bicarakan untuk jadi pelatih permanen Chelsea. Karena hubungan antara Strasbourg dan Chelsea di bawah kepemilikan BlueCo, peluang Rosenior di anggap cukup kuat.
Tapi Rosenior sendiri belum memastikan akan hengkang — ia tak memberikan jaminan masa depannya di Strasbourg karena ingin fokus ke klubnya saat ini. Itu bikin proses negosiasi kemungkinan berjalan lama atau bahkan selesai setelah musim ini berakhir.
Nama‑Nama Lain yang Ikut Muncul
Selain Rosenior, muncul juga kandidat lain buat menggantikan kursi panas di Stamford Bridge. Dari nama veteran sepak bola seperti Xavi — yang kabarnya sempat tertarik sebelum memilih jalur lain — sampai pelatih Premier League yang lebih berpengalaman turut di kaitkan.
Beberapa nama favorit fans dan media termasuk pemain lama Chelsea yang jadi bos tim lain, serta pelatih berpengalaman yang dinilai lebih aman secara taktik. Namun, sampai sekarang belum ada keputusan final dari manajemen.
Debat Taktik: Pengamat Kritik Pilihan Klub
Komentar dari pengamat sepak bola ikut menambah tensi perdebatan. Salah satu analis menyebut bahwa Chelsea mungkin lebih memilih pelatih yang bisa “dikendalikan” oleh manajemen klub ketimbang sosok besar dengan gaya independen. Artinya, taktik dan keputusan coach nanti mungkin bakal lebih di pengaruhi oleh arah strategis dari atas — bukan semata gaya bermain kreatif di lapangan.
Kalau benar, ini bikin Chelsea agak beda dari klub lain yang sering menginginkan pelatih “kreatif” yang punya visi taktik sendiri.
3. Debat Taktik Chelsea di Laga Penting
Dengan pelatih baru yang belum diumumkan, pertanyaan besar fans dan analis adalah soal identitas taktik Chelsea di sisa musim. Will Chelsea tetap pakai gaya yang dulu digunakan Maresca — kombinasi pressing agresif dan bola cepat — atau akan berubah total saat sang pelatih baru datang?
Pertandingan melawan Manchester City jadi contoh nyata: Guardiola bahkan mengaku agak kesulitan buat memprediksi taktik Chelsea karena perubahan ini.
Beberapa pendukung bahkan berdiskusi soal formasi yang ideal untuk Chelsea tanpa pelatih tetap, termasuk pentingnya menjaga struktur lini tengah dan pertahanan untuk mengurangi kebobolan gol. Bahkan di media sosial, ada proposal strategi alternatif kalau kamu jadi pelatih baru Chelsea.
4. Target Bek Serie A di Bursa Januari 2026
Chelsea Masuk Perlombaan untuk Oumar Solet
Selain drama pelatih, Chelsea juga aktif di bursa transfer Januari. Satu nama bek dari Serie A yang lagi ramai di kaitkan dengan klub London ini adalah Oumar Solet dari Udinese.
Chelsea bukan satu‑satunya klub yang tertarik, karena beberapa rival Premier League seperti Tottenham, Manchester United, West Ham, dan Crystal Palace juga di sebut ikut dalam perlombaan mendapatkan Solet.
Ini menunjukkan bahwa manajemen Chelsea sadar bahwa lini belakang harus di perkuat secepatnya, terutama setelah performa bertahan yang kurang meyakinkan belakangan ini.
Kenapa Serie A Jadi Target?
Serie A di kenal sebagai liga yang punya banyak bek berkualitas tinggi secara taktis. Klub‑klub Italia sering memproduksi pemain bertahan yang kuat secara duel, piawai membaca situasi, dan punya teknik tinggi. Itu alasan kenapa Chelsea kali ini ngincar pemain Serie A di banding opsi lain di liga domestik.
Pendekatan seperti ini bisa bikin Chelsea lebih seimbang — bukan cuma fokus ke serangan, tapi juga memperbaiki “lesakan” di lini belakang yang selama ini sering bikin mereka kehilangan poin penting di liga.
5. Bursa Januari dan Prioritas Rekrutmen Chelsea
Meski awalnya sempat di rencanakan sebagai jendela transfer yang tenang. Belakangan Chelsea di anggap bisa jadi opportunistic buyer di Januari — termasuk untuk membawa bek baru jika peluang muncul.
Namun prioritas utama belum jelas sampai pelatih baru resmi di umumkan. Soalnya pelatih baru biasanya yang akan memberikan arahan taktis dan rekomendasi pemain yang paling cocok buat skema mereka.
Situasi Chelsea sekarang jelas penuh tekanan tapi juga potensi perubahan besar. Debat soal taktik, siapa pelatih selanjutnya, sampai target transfer — semua masih terus bergerak dan jadi bahan obrolan hangat di komunitas sepak bola. Fans tentu berharap keputusan manajemen membawa hasil positif buat sisa musim ini.