Gianluigi Donnarumma Dikecam Setelah Membuat Jamal Musiala Cedera

Kiper utama Italia, Gianluigi Donnarumma dikecam dan sedang jadi sorotan tajam publik dan media setelah insiden kontroversial di pertandingan antara Bayern Munchen dan PSG. Aksi nekatnya di babak kedua bikin gelandang muda Jerman, Jamal Musiala, harus di tarik keluar lapangan karena cedera serius. Pertandingan antara Italia vs Jerman memang sejak awal sudah di prediksi bakal berlangsung sengit. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa momen paling mencolok datang dari aksi seorang kiper. Di menit ke-63, Musiala yang sedang menggiring bola dengan cepat, mencoba menembus pertahanan Italia, sebelum akhirnya di tabrak keras oleh Donnarumma yang keluar dari sarangnya.

Momen Kontroversial Gianluigi Donnarumma Dikecam

Banyak yang menilai bahwa tindakan Donnarumma terlalu berlebihan dan tidak perlu. Bukannya berusaha menghalau bola, ia justru terlihat seperti menjatuhkan Musiala secara langsung dengan sliding yang berbahaya. Wasit sempat melihat VAR, namun anehnya hanya memberikan kartu kuning bagi sang kiper.

Baca Juga Berita Menarik Lainnya Hanya Di https://lazioindonesia.com/

Cedera Musiala Bikin Fans Jerman Murka

Tak butuh waktu lama, kabar bahwa Jamal Musiala mengalami cedera ligamen lutut langsung menyebar di media sosial. Fans Jerman langsung meluapkan kemarahan mereka kepada Donnarumma, menganggap aksinya sebagai permainan kotor yang merugikan tim lawan secara tidak sportif.

Di platform X (sebelumnya Twitter), tagar #DonnarummaOut bahkan sempat trending di beberapa negara Eropa. Banyak netizen yang menyayangkan keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah, bahkan beberapa mantan pemain pun ikut angkat bicara, seperti Bastian Schweinsteiger dan Lothar Matthäus.

Musiala Jadi Korban, Italia Diuntungkan?

Banyak yang menilai bahwa keluarnya Musiala memberi keuntungan besar bagi Italia. Sejak kehilangan sang gelandang, serangan Jerman terlihat kurang tajam dan kehilangan kreativitas. Musiala sendiri sebelum cedera tampil luar biasa, menciptakan beberapa peluang emas yang nyaris membuat Jerman unggul lebih dulu.

Pelatih Jerman pun mengungkapkan kekecewaannya dalam konferensi pers usai pertandingan. “Saya rasa itu seharusnya kartu merah. Jamal adalah pemain penting kami, dan kehilangan dia merusak ritme permainan,” ucapnya dengan nada kesal.

Donnarumma Buka Suara, Tapi Tidak Minta Maaf

Menariknya, dalam wawancara usai laga, Gianluigi Donnarumma tidak terdengar menyesal. Ia mengatakan bahwa aksinya adalah bagian dari permainan, dan ia hanya mencoba menyelamatkan gawang dari ancaman serangan. “Saya keluar untuk menyapu bola. Kontak memang terjadi, tapi itu bukan niat saya untuk mencederai siapa pun,” jelasnya.

Namun, pernyataan itu justru memicu lebih banyak kritik. Banyak pihak menilai bahwa pemain sekelas Donnarumma seharusnya bisa mengontrol tindakannya, apalagi sebagai kiper yang punya tanggung jawab besar dalam menjaga etika permainan.

UEFA Diminta Turun Tangan

Beberapa jurnalis olahraga dan analis menyebut bahwa UEFA perlu turun tangan untuk mengevaluasi insiden ini. Dengan banyaknya tekanan publik dan analisa VAR yang menunjukkan kontak keras, banyak yang berharap bahwa Donnarumma akan mendapat sanksi tambahan.

“Kalau UEFA ingin menjaga sportivitas turnamen, mereka harus serius menangani insiden seperti ini. Cedera seperti yang di alami Musiala bisa berdampak panjang bagi karier pemain muda,” tulis salah satu kolumnis sepak bola Jerman di media lokal.

Fans Italia Terbelah

Menariknya, reaksi dari fans Italia sendiri cukup terbelah. Sebagian besar tetap membela Donnarumma dan menganggap itu bagian dari permainan agresif. Tapi ada juga yang merasa bahwa tindakan kiper PSG itu terlalu ceroboh dan bisa merugikan reputasi tim nasional Italia.

Komentar seperti “Kita tidak butuh kemenangan dari cedera lawan” dan “Bermain keras itu wajar, tapi bukan seperti itu caranya” bermunculan di berbagai forum suporter Azzurri.

Scroll to Top